Kamis, 08 Januari 2015

Gejala Alam Indonesia

Gejala Alam di Indonesia

1. Hujan
   
Musim hujan biasanya terjadi sekitar bulan Desember-Maret. Jika terjadi hujan deras dan terjadi dengan terus-menerus, akan menyebabkan banjir. Tetapi jika terjadi pemanasan global, musim hujan di negara yang terkena pemanasan global tidak dapat diketahui kapan terjadinya musim hujan.

2. Pemanasan Global (Global Warming)

Global Warming adalah proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. pemanasan global dapat mengakibatkan dampak yang sangat besarbagi kehidupan manusia di bumi. contohnya, iklim menjadi tidak stabil, terjadinya peningkatan suhu, dan sebagainya



untuk mengurangi dampak pemanasan global, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :

  • Menanam pohon disekitar lingkungan rumah dan sekolah.
  • Menghemat energi terutama dalam penggunaan alat- alat listrik untuk keperluan sehari - hari.
  • Mengurangi penggunaan bahan plastik karena plastik tidak mudah terurai secara alami.
  • Menghemat pemakaian kertas sebagai upaya penyelamatan ribuan pohon dari penebangan ( karena kayu adalah bahan baku kertas ).
3. Angin Jatuh dan angin puting beliung
  a. Angin Jatuh
Angin jatuh adalah angin yang berembus ke atas puncak pegunungan. Angin jatuh biasanya terjadi pada musim kemarau atau saat angin musim timur pada bulan april - oktober. Angin jatuh bersifat panas dan kering. Berikut nama- nama angin jatuh.

  • Pasuruan, Jawa Timur : Angin Gending
  • Biak, Papua                 : Angin Wambraw
  • Makassar, Sulawesi    : Angin Brubu
  • Tegal dan Cirebon      : Angin Kumbang
  • Deli, Sumatra Utara    : Angin Bahorok
  b. Angin Puting Beliung
Indonesia juga sering mengalami angin puting beliung. angin ini berputar sangat cepat dengan kecepatan lebih dari 60-90 km/jam. Biasanya terjadi dalam wakto 5 -10 menit akibat perbedaan tekanan yang sangat besar dalam suatu area.

4. Tanah Longsor


Beberapa daerah di Indonesia rawan terjadinya tanah longsor, terutama daerah perbukitan dan pegunungan yang berbentuk lahan miring.tanah longsor bisa terjadi pada musim hujan.selain faktor alam seperti lerengyang curam dan gempa besar,perilaku manusia juga bisa membuat tanah menjadi longsor. Contoh, Penggundulan hutan, penggalian tebing pada penambangan batu di lereng yang terjal, atau pola tanam yang kurang baik di daerah lereng.

5. Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran yang dirasakan pada permukaan bumi. Gempa bumi dapat dibedakan menjadi tiga macam, Yakni:

  1. Gempa Tektonik adalah gempa bumi yang terjadi karena adanya pergeseran lapisan kulit bumi.
  2. Gempa Vulkanik adalah gempa bumi akibat letusan gunung api.
  3. Gempa Terban atau Reruntuhan adalah gempa yang terjadi akibat tanah runtuh.
Provini di Indonesia yang rawan Gempa Bumi adalah : Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara,Jayapura, Kalimantan Timur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar